slider

header ads

Kereta yang Dulu, Bukanlah yang Sekarang





Layaknya lagu Tegar yang dulu sempat populer, yaitu aku yang dulu bukan yang sekarang. Begitupun dengan KAI (Kereta Api Indonesia) yang sekarang, sangat berbeda jauh dengan yang sekarang. Saat kecil dulu, saya pernah naik kereta untuk pulang kampung. Dan itu adalah pengalaman yang sangat buruk dan saya langsung kapok dan bersumpah tidak akan menggunakan kereta api lagi. Bagaimana tidak? Kita harus berdempet-dempetan, kepanasan, bau rokok pun menyengat. Pedagang yang hampir setiap lima sekali menit lewat menjajakan dagangannya membuat makin tidak nyaman karena harus bergeser-geser setiap mereka lewat. Belum lagi banyaknya pencopet, uang yang saya kumpulkan semasa puasa dan lebaran yang rencanaya akan digunakan untuk jajan malah raib seketika, hilang dari kantong belakang.

Nah bagi kamu pernah yang merasakan hal yang, sampai membuat kamu fobia. Kamu sekarang  harus tahu lima perubahan KAI yang membuat fobia kamu berubah jadi jatuh cinta, begitu naik kereta.

1. Penertiban Penumpang
Kala itu mungkin kereta bisa saja digunakan oleh siapapun, sekalipun bagi mereka yang tidak punya tiket. Itu-lah kemungkinan salag satu penyebab yang menjadikan kereta menjadi sangat penuh. Bahkan sampai-sampai ada penumpang yang berani naik diatas gerbong kereta, yang pastinya mengundang akan celaka. Tapi saat ini pihak KAI sudah menertibkan hal itu, jadi tidak ada lagi penumpang yang berdiri, semuanya sudah aman mendapatkan tempat duduk. Karena semua penumpang wajib hukumnnya mempunyai tiket. Jadi para pedagang dan pencopet pastinya sudah nggak bisa berkeliaran dengan bebas di gerbong kereta.

2. Pendingin Ruangan Yang Mantap
Pendingin ruangan adalah salah satu hal yang sangat penting dalam kendaraan, apalagi bagi kita yang tinggal di negeri yang beriklim tropis seperti Indonesia. Terkungkung di kendaraan yang panas dalam waktu lama pastinya akan sangat tidak nyaman, bisa berkeringat dan menimbulkan bau badan. Jangan khawatir, karena semua gerbong KAI sudah mempunyai fasilitas pendingin ruangan yang memadai, bahkan kamu bisa sangat kedinginan. Kalau kamu merasa terlalu dingin bisa kok minta tolong untuk di kecilin kepada petugas yang setiap beberapa menit sekali berkeliling memastikan kenyamanan para penumpangnya.

3. Tiket Yang Mudah di Dapat
Dengan perkembangannya tekhnologi, PT. KAI juga nggak mau ketinggalan. Termasuk dalam ticketing, KAI sudah mempunyai aplikasi resmi yang dapat di unduh di handphone pintar kita. Jadi kita akan sangat dimudahkan dalam pembelian tiket kereta api. Bagi yang tidak bisa menginstal aplikasi ini ke teleponnya, bisa membeli tiket dengan mudah di minimarket-minimarket yang sudah banyak menjamur ke pelosok desa.

4. Di sediakan terminal Listrik
Bagi kamu yang nggak punya powerbank dan takut baterai habis saat diperjalanan. Sedangkan kamu perlu hubungi orang rumah, untuk jemput kamu saat tiba nanti. So please dont worry, Karena pihak KAI ngertiin banget kebutuhan para penumpangnya. Terutama untuk hal kecil seperti ini. Di sediakan terminal listrik yang bisa kamu gunakan, tapi kamu juga nggak boleh monopoli itu terminal listrik. Ingat penumpang lainnya juga butuh, karena hanya disediakan dua lubang terminal di setiap satu baris tempat duduk yang bisa untuk empat atau enam orang penumpang(Untuk kelas ekonomi).

5. Sewa Bantal dan Selimut
Pergi perjalanan berjam-jam pasti kita akan tidur ya di kendaraan, untuk kenyaman pasti kita akan persiapan bawa bantal leher dan selimut. Tapi kalau kamu nggak mau ribet-ribet nambah beban bawaan, kamu bisa sewa selimut dan bantal yang akan ditawarkan oleh para Pramugara dan pramugari KAI. Untuk kelas bisnis selimut dan bantal ini disediakan gratis, tapi bagi eksekutif dan ekonomi disewakan. Sewanya juga nggak terlalu mahal sekitar 5000-10.000 rupiah aja, kamu bisa menikmati tidurmu dengan nyaman.

Nah gimana, benaran kan Kalau KAI bukan lagi yang dulu. Pasti deh makin cinta bepergian jauh dengan kereta. Oh iya sampai lupa, menurut pengalaman mudik saya bulan puasa yang lalu, PT KAI menyediakan makanan dan minuman gratis untuk penumpangnya saat berbuka dan sahur. Duh pengertian banget kan PT KAI. Semoga ke depannya pihak PT. KAI selalu melakukan inovasi terus menerus dalam memperbaiki pelayanan dan keamanan bagi penumpangnya. Sehingga menciptakan perjalanan yang menyenangkan.


Post a Comment

0 Comments