slider

header ads

#10YearChallenge Berbagai Versi



Akhir-akhir ini timeline instagram dan SWA (Status Whats App) gue tuh ramai sekali dengan #10YearChallenge mulai dari teman-teman sampai artis lokal dan luar negeri yang gue ikutan pada buat. Gue kepo dong apaan sih. Setelah diperhatikan dan membaca captionnya gue sedikit ngertilah.


#10YearsChallenge ini dimana kita memposting foto kita ditahun 2009 dan foto terbaru kita ditahun 2019 ini secara berdampingan. Lucu sih ngliatnya, ada yang pas tahun 2009 imut, 2019nya naudzubillahiminzalik. Begitupun sebaliknya. πŸ˜‚πŸ˜‚ Ada yang cakep sejak dulu sampai sekarang, Alhamdulillah ya kalau gitu mah.

Ada sih beberapa postingan yang lucu kayak punya Bang Raditya Dika. Abang satu klan yang mempunyai tinggi dibawah rata-rata (seperti gue) ini memposting foto tahun 2009nya dengan foto Justin Bieber dan foto 2019nya tetap foto wajah antik beliau. Yang pastinya dapet tanggapan komentar yang nggak wajar dari para netizen.


Beginilah beberapa tanggapannya.


Nah yang paling rame tuh kayaknya punya postingan artis yang kalau pergi sukanya nyantai. MELLY GO-SLOW πŸ˜‹πŸ˜‹


Teteh Melly Goeslow, yang saat ini sudah mengenakan hijab ini. Banyak menuai cibiran dari para netizen. Karena memposting foto tahun 2009nya, yang tidak mengenakan hijab dan mengenakan pakaian yang agak terbuka. Seperti yang terlihat pada gambar dibawah ini.

Nah pada komen kan para netizen

Para sahabat artis lainnya nggak mau kalah sama netizen.
Emang mirip sih ya Teh Melly sama Mariah Carey


Terlihat kan bagaimana gambarnya. Tapi gaiss ternyata ini gambarnya bukan foto Teteh Melly loh. FYI yah, ini foto Mareyyyahhh Kerei.. (write: Mariah Carey) iya itu penyanyi kondang Amerika yang punya  suara tinggi itu. Lagu favorit gue sih, yang Hero itu. There is a hero, if you look inside your heart.. you dont have to be afraid of what you are. Tuh kan gue aja masih hafal liriknya.

Back to Teteh Melly, yang karena kemiripan wajah mereka berdua. Banyak yang komentar mengingatkan Teteh Melly karena memposting foto sebelum ia mengenakan hijabnya. Seperti komentar dibawah ini.

Maka dari itu lah mungkin sebuah postingan ini muncul. Yang mengingatkan para muslimah untuk tidak memposting fotonya saat mereka belum berhijab hanya demi sebuah celeng. #ehh challenge i mean.


Melihat postingan itu pun, gue jadi tersadar dan mengurungkan niat untuk memposting foto challenge tersebut ke dunia luas. Memang gue akuintahun 2009 itu masa jahiliyah, gue masih belum menggunakan hijab 🀐🀐 tapi Alhamdulilah sekarang kalau ingat, gue kemana-mana pakai Hijab alias kupluk πŸ˜‹ untuk menutupi rambut gue yang indah , karena sering memakai shampo sunsilk hijab 😁 yang iklannya Fatin Shidqia Lubis. Ehe ehe ehe… bercanda, tapi emang gue sejak SMA udah mulai suka pake kupluk. Nutupin rambut gue yang berantakan, karena malas pake minyak rambut. Sampe sekarangpun masih pakai kalau keluar rumah.

Selain heboh oleh tingkah selebritis yang ikutan challenge ini, gue sedih banget ngliat salah satu postingan gue yang post foto #10yearchallenge ini tapi pakai gambar peta palestina. Tahun 2009 masih ada nama palestina. Sedangkan tahun 2019 nama palestina benar-benar hilang dari peta. Gue sampe beneran ngecek ke google maps. Dan haailnya emang zonk. Palestina beneran udah gak ada. Seriously?? Sejak kapan? Dan bagaimana ceritanya coba bisa hilang gitu aja?? Apa karena perang yang nggak berkesudahan dan pihak Israel berhasil memborbardil Palestina? Duh someone please tell me about it. Kayaknya gue harus cari tahu nih tentang hal ini. Gue kudet banget soal ini😒😒nggak rela pokoknya!!!




Selain palestina yang hilang dari peta dunia, banyak kerusakan alam yang terjadi di berbagai belahan dunia. Termasuk Indonesia tentunya. Coba aja cek instagramnya green peace atau organisasi pecinta alam lainnya. Sedih banget deh ngliatnya.


Btw, ngomongin challenge ini pasti nggak akan ada habisnya jika ditinjau dari sisi faedah dan unfaedahnya (bahasa gue macam buku cetak). Challenge emang ada sisi baik dan buruknya. Semua di dunia ini emang gitu kan. Tergantung cara pandang kita aja menyikapi hal itu. Sisi baiknya, kita bisa melihat tahun sebelumnya apa kita bagaimana apa kah saat ini sudah lebih baik dari yang dulu atau sama saja? Kalau sama saja berarti kita orang-orang yang merugi. Dan kalau lebih buruk, celakalah kita. Begitukan peringatan yang tertulis di Al-Qur'an. Bener gak sih ?? CMIIW ya. πŸ˜€πŸ˜‰


Ok deh gue akhirnya memutuskan nggak ikutan posting foto gue. Karena tahun segitu emang gue nggak punya foto 😒😒😒. Tapi gue pengen mengingatkan diri gue, bahwa Alhamdulillah bersyukur banget gue sampai ini sudah punya karya nyata yang berbentuk buku. Dicetak, bukan tulisan tangan lagi.



Tahun-tahun 2009 itu gue masih demen-demennya nulis diary. Tempat curhatan gue yang nggak bisa mengungkapkan gue lagi sedih, atau gue lagi bahagia kepada siapapun.

Kalau diperhatikan foto diatas yang sebelah kiri adalah kumpulan buku diary gue sejak SMP. Gue inget banget, anak kamar gue sering diem-diem nyariin buku diary gue ini. Untuk liat, apakah nama mereka masuk ke daftar orang yang celaka (karena sesuatu yang buat gue angrybird), orang-orang yang beruntung (karena membuat gue babagia) atau malah sekedar ngejekin gue dengan membacanya keras-keras pas lagi belajar malem. Yang akibatnya, adegan lari-larian ala india nggak bisa gue hindari untuk merebut kembali kehormatan gue yang mereka rampas. πŸ˜‚πŸ˜‚ Kayak diapain aja ya bahasanya.

Nah selain buku diary, disana ada naskah novel pertama gue yang bener-benar selesai. Dan gue tulis tangan pakai pensil. Judulnya πŸ˜‚πŸ˜‚ gue malu nyebutinnya soalnya agak vulgar. Udah ahh gue jadi blushing karena mikirin judulnya itu. Ya ampun, kenapa gue dulu bisa ngasih judul sevulgar itu ya πŸ˜„Ampun deh gua mah.

Tapi secara pesan moral, ini dapet banget. Dan ini novel emang tentang sex education gitu. Dan nggak ada adegan vulgarnya kok. Cuma ya judulnya itu kalau di Indonesia terdengar tabu πŸ˜–

Pokoknya sih gue senang banget perjalanan menulis gue nggak sia-sia. I have to say so many thanks untuk semua orang yang telah membantu gue mewujudkan mimpi kecil untuk mempunyai buku nyata. Walaupun buku-buku karya gue masih indie, tapi itu sangat membanggakan buat gue pribadi. Intinya dont you ever stop or scare to build a dream. U have to scare when you dont have a dream. And not to start to build.

Post a Comment

19 Comments

  1. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  2. Replies
    1. Itu masih misterius sih bun. Facebook sempqt diduga yg membuat viral. Tapi pihak mereka dengan tegas mengatakan bukan mereka yang membuat challenge tersebut

      Delete
  3. Please translate into bahasa dong itu kata-kata yang terakhir ��

    ReplyDelete
    Replies
    1. πŸ˜‚πŸ˜‚ google translate please.

      Artinya: jangan pernah takut untuk bermimpi. Tapi takutlah jika kamu tidak mempunyai mimpi, dan tidak mencoba untuk mulai ebangun mimpimu

      Delete
  4. 10 years challenge aku dong beda dari yang lain hihi

    ReplyDelete
  5. Memang kehidupan selalu diringi perubahan

    ReplyDelete
  6. 10 tahun lalu
    10 tahun ke depan

    yang bedain
    cuma prestasi dan ibadah ya mas

    belum tentu ada kesempatan lagi 10 tahun berikutnya
    hiks

    ReplyDelete
  7. Keyeeen...
    Sayanh, dyariku uda uda berubah wujud jadi abu.

    ReplyDelete
  8. Mantap dan selali update. Gak kayak diriku yang foto profil aja gak berubah2.

    ReplyDelete
  9. Wah, mantap nih. Dari buku tulis jadi buku karya sendiri πŸ‘

    ReplyDelete

Terima kasih telah berkunjung dan memberikan komentar. 😘