slider

header ads

April Cahaya - Mimpi



Icha kehilangan kalungnya, kalung persahabatan dari seorang sahabat yang kini entah ada dimana. Baginya kalung itu sangat berarti. Makanya ia sangat merasa kehilangan saat mengetahui kalung itu hilang. Saat sedang mencarinya di lingkungan sekolah tiba-tiba ada pengumuman tentang penemuan kalung, dan harap mengambil di ruang guru. Icha pun yakin yang ditetumkan itu adalah kalungnya, tanpa menunggu lama ia pun segera ke ruang guru untuk mengambil kalungnya.

Benar saja kalung yang ditemukan adalah miliknya, tapi ada yang kurang. Liontin kalung itu tidak ada, yang ada hanya malah surat dengan tulisan ceker ayam dengan inisial AE, sebagai pelaku pengirim surat tersebut.

Dalam surat tersebut mengatakan jika Icha ingin liontinnya kembali, ia harus menemui sosok AE itu di belakang perpustakaan. Mau tidak mau Icha menemui sosok AE itu pagi-pagi buta sebelum anak-anak lainnya datang. Mana tempat janjiannya juga di bawah pohon jambu air yang katanya ada penunggunya. Mencurigakan banget nggak sih? Jangan-jangan yang nemuin itu kalung sebenernya Jin penunggu itu pohon.

Benar aja perasaan Icha yang nggak enak akan hal tersebut, yang ditemuinya benar-benar Jin bernama Ardo, maksudnya manusia yang kelakuannya kayak jin. Karena Ardo kadang-kadang bisa muncul tiba-tiba. Tapi yang membuat keki Icha adalah, kalau jin biasanya mengabulkan permintaan, nah si Ardo ini malah minta permintaan. Dan nggak tanggung-tanggung, Ardo minta lima permintaan khusus yang harus dikabulkan Icha, agar liontinnya bisa kembali.

Satu permintaan konyolnya yang harus dituruti adalah, setiap pagi Icha harus menyapa Ardo di kelasnya, sebelum dia masuk kelas. Yang artinya setiap hari dia harus datang lebih awal dari Ardo, dan menahan malu karena dia harus datang ke kelas orang lain dan mengatakan “Selamat Pagi Kak Ardo. Selamat Belajar.” Hemm dikira Icha petugas minimarket apa ya. Itu baru satu permintaan loh ya, masih ada sisa empat permintaan yang nyeleneh ala Ardo yang bikin gemes. Iya gemes minta di senggol pake buldoser.

Buku Mimpi April Cahaya ini seru banget deh pokoknya, beberapa bagian sukses bikin gue ketawa ngakak ngliat tingkah pola Ardo, Icha dan tokoh lainnya. Bukan Cuma berkisah tentang kehidupan sekolah anak-anak SMA, buku ini juga menceritakan bagaimana para tokohnya untuk meraih mimpi-mimpinya. Nggak salah deh, kalau Mimpi Karya April Cahaya ini menang di Belia Writing Marathon Series Batch 2 kategori “Readers Choice”

Satu kalimat yang gue suka yaitu pas diucapin ayahnya Icha yang bersabda.

“Setiap orang punya passion masing-masing, Cha. Nggak bisa dipaksakan. Yang penting kamu yakin dengan impianmu dan tetap semangat” setuju banget deh sama kalimat itu.

Buku Mimpi April Cahaya ini cocok banget nih jadi bacaan anak-anak jaman now. Nggak hanya menghibur dapi banyak pelajaran yang bisa diambil disini, salah satunya tentang meraih mimpi dan persahabatan.

Bangga banget rasanya kenal April Cahaya. Walaupun belum pernah bersua, tapi satu komunitas dengan April itu rasanya sudah luar biasa membanggakan. Tulisan April itu salah satu yang paling gue tunggu muncul di share link. Khas banget pokoknya tulisannya.

Post a Comment

8 Comments

  1. Ya Allah... Bang Ian bikin terharuuuuu ... Makasih sudah baca karya Absurd ku 😍

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nggak absurb.. ini keren banget. Aku fall in love sama Icha Ardo

      Delete
  2. Jadi pengen punya bukunya.
    PaKet paling bisa review-nya, keren.
    Mbak April sukses banget ya😍

    ReplyDelete
  3. Masih tersediakah buku ini? Mauuu...

    ReplyDelete
  4. Bang Sep, minta bukunyaaaa....

    ReplyDelete

Terima kasih telah berkunjung dan memberikan komentar. 😘