slider

header ads

Things About Jason ehh maksudnya Things About Him




Namanya Dion, orang yang membuat aku jatuh cinta pada pandangan pertama. Namun tiba-tiba menjadi sahabat paling dekat. Bahkan sepertinya tidak ada yang bisa memisahkan aku dan Dion. Setidaknya itu yang ada dibenakku, tapi entah kenapa orang yang aku sayangi selalu saja pergi meninggalkanku? Apa aku punya kutukan "Siapa saja yang aku cintai akan pergi menjauh." Kalaupun iya bisa kumaklumi, apalagi namaku Cinta. Ya C-I-N-T-A. Mohon jangan dibaca dengan nada lagu Bagindas ya.

Dulu Mama yang pergi meninggalkan aku dan Papa, Sekarang Dion. Satu-satunya orang yang tahu semua hal tentangku dan tentunya aku tahu semua tentangnya.



Tapi nyatanya aku tidak tahu apa-apa tentang dia, sampai dia pergi tanpa ada kabar berita sama sekali.

Sudah setahun sejak Dion menghilang, aku sudah seperti orang gila. Satu-satunya hal yang membuat aku waras ada postingan Instagram akun milik O2, yang tak lain milik Dion. Hanya postingan-postingannya yang membuat aku langsung berlari ke tempat foto ia diambil. Berharap ia masih disana dan setidaknya mengucapkan selamat tinggal jika tidak ingin bertemu denganku lagi.

Namanya Jason, biasa dipanggil Jas. Kenapa nggak Son aja? Biar macam Son Goku atau Son Daran hati eaa. Ya ampun mikir apa tadi aku. Amit-amit. Ketok-ketok meja tiga kali, injak bumi dan koprol.

Enggak deng, bercanda hehehe. Cowok yang hobi kasih tissue itu super nyebelin dan suka banget ikut campur urusan orang. Termasuk urusan aku dan Ramon, salah satu orang yang bisa membantu aku menemukan Dion. Pake segala bilang suruh jauhin Ramon, harusnya aku yang jauhin dia. Liat aja tuh mukanya Ramon lebam-lebam gitu, pasti itu semua ulah Jason yang emang emosian.

Mana sekarang dia jadi tukang antar-jemput sekolah sejak resmi akur sama Papa. Gimana coba mau ngjauhinnya, kenapa sih Papa bisa percaya banget sama anak itu?

Tak perlu lupa, hanya menerima.


Lagi-lagi di kepalaku terngiang ucapan Si Jason lagi. Yah harus diakui memang ada benarnya sih omongan cowok yang kalau ngomong kejam. Tapi tidak semudah itu Jason Anggara.

Aku masih pengen dengar alasan Dion pergi dan nggak mau ketemu aku lagi. Seenggaknya sebagai sahabat, walau aku masih punya perasaan berharap sama Dia. Tapi udahlah, aku butuh kejelasan aja sih dari Dion saat ini. Kejelasan apa coba? Ya ampun, tau ah aku pusing. Mau nangis jadinya. 

______________________________________

Cerita yang sederhana, bahasanya juga remaja banget ketawan yang nulis masih remaja juga(hoax), aku suka karakter-karakter Cinta dan Jason yang saling melengkapi. Dari All Things About Him, aku belajar cara konsistensi karakter yang kelihatan kuat banget dari Cinta, sang pecinta Biologi. Saling konsistennya, apa-apa disambungkan dengan hal biologithings.

Plot twist nya juga bikin salah mengira-ngira. Cuka deh pokoknya sama Novel ini, covernya suka. Warnanya seger banget pake daon-daon segala.

Rekomen banget buat yang nyari buku bacaan yang ringan dan menghibur, part paling suka semua bagian pas Cinta-Dion-Jason berinteraksi. Ada aja yang bikin senyum-senyum sendiri pas bacanya.

#mswijaya #review #bookstagram #bookrecommendation #bookreview #naralahmusi #thingsabouthim #subang_menulis #subangmenulis


Post a Comment

1 Comments

  1. Teenlit banget yes. Kalau kisah cintamu dengan dia bagaimana ceritanya, Bang?

    ReplyDelete

Terima kasih telah berkunjung dan memberikan komentar. 😘